Selasa, 11 Desember 2012

Kitab AL-HIKAM - Mutiara Hikmah 30 : Sebaik-baiknya Permohonan



Mutiara Hikmah 30


Sebaik-baiknya Permohonan


“Sebaik-baiknya permohonan yang engkau ajukan kepada Allah Swt adalah apa yang dituntut Allah Swt untuk engkau lakukan ”


Penjelasan:
Sebaik-baik permohonan kepada Allah Ta’ala adalah agar Dia senantiasa menetapkan keimanan dalam diri kita. Juga agar kita ditetapkan untuk selalu mematuhi perintah-Nya dan menjauhi semua larangan-Nya, serta tetap istiqomah dalam menjalankan keduanya.




Catatan :
Ø Butir mutiara hikmah ini, pertama kali aku mendapatkannya dari Prof.Dr.H. Nasaruddin Umar, MA dalam kajian tasawuf – MASK yang diasuh oleh beliau.


Semoga bermanfaat…



Sumber:
Kitab Al-Hikam, Syaikh Ibn ‘Atha’illah as-Sakandari, Dr. Ismail Ba’adillah, Khatulistiwa Press, Cetakan Kedua Juni 2008.


Kitab AL-HIKAM - Mutiara Hikmah 29 : Penolakan Yang Berubah Menjadi Pemberian



Mutiara Hikmah 29


Penolakan Yang Berubah Menjadi Pemberian


“Ketika Allah Swt membukakan pintu pengertian bagimu tentang penolakan-Nya, maka penolakan itu pun berubah menjadi pemberian”


Penjelasan:
Apabila engkau memahami Allah Ta’ala tentang pemberian-Nya kepadamu, maka engkau akan mengerti salah satu dari nama-Nya, yaitu Al-Mu’thi (Yang Maha Pemberi). Demikian pula jika engkau mengenal Allah dibalik penahanan suatu pemberian-Nya serta hikmah yang terkandung di dalamnya, maka penahanan itu pada hakikatnya adalah pemberian untukmu. Karena, sesuatu yang dapat menambah ma’rifat bagi seorang salik merupakan suatu pemberian. Demikian pesan Syaikh Ibn ‘Atha’illah.


Catatan :
Ø Butir mutiara hikmah ini, pertama kali aku mendapatkannya dari Prof.Dr.H. Nasaruddin Umar, MA dalam kajian tasawuf – MASK yang diasuh oleh beliau.


Semoga bermanfaat…



Sumber:
Kitab Al-Hikam, Syaikh Ibn ‘Atha’illah as-Sakandari, Dr. Ismail Ba’adillah, Khatulistiwa Press, Cetakan Kedua Juni 2008.

Kitab AL-HIKAM - Mutiara Hikmah 28 : Hikmah Pemberian & Penolakan Allah Swt



Mutiara Hikmah 28


Hikmah Pemberian & Penolakan Allah Swt


“Boleh jadi Allah Swt memberimu, padahal itu menolakmu.
Dan boleh jadi pula Allah Swt menolakmu, padahal Dia memberimu”


Penjelasan:
Seorang ‘arif pernah berucap, “Apabila Allah Ta’ala menolak permohonanmu, maka sesungguhnya Dia telah memberimu. Dan jika segera dipenuhi permohonanmu , maka sesungguhnya engkau tengah ditolak dari mendapatkan sesuatu yang lebih besar dari apa yang engkau mohonkan kepada-Nya”.

Oleh karena itu, utamakan berbaik sangka kepada Allah Swt. Dan sebaiknya, seorang hamba tidak memilih (menentukan) sendiri apa yang menjadi keinginannya. Percayakan kebaikan semua hanya kepada Allah semata, Dzat Yang Maha Menjadikan dan Maha Mencukupi semua kebutuhan makhluknya.



Catatan :
Ø Butir mutiara hikmah ini, pertama kali aku mendapatkannya dari Prof.Dr.H. Nasaruddin Umar, MA dalam kajian tasawuf – MASK yang diasuh oleh beliau.


Semoga bermanfaat…



Sumber:
Kitab Al-Hikam, Syaikh Ibn ‘Atha’illah as-Sakandari, Dr. Ismail Ba’adillah, Khatulistiwa Press, Cetakan Kedua Juni 2008.