Jumat, 10 Juni 2011

Hadits Ke-21 : Iman & Istiqomah




  الحــديث الحادي والعشرون
HADITS KE-21 : IMAN & ISTOQOMAH

عَنْ أَبِي عَمْرو، وَقِيْلَ : أَبِي عَمْرَةَ سُفْيَانُ بْنِ عَبْدِ اللهِ الثَّقَفِي رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ : قُلْتُ : يَا رَسُوْلَ اللهِ قُلْ لِي فِي اْلإِسْلاَمِ قَوْلاً لاَ أَسْأَلُ عَنْهُ أَحَداً غَيْرَكَ . قَالَ : قُلْ آمَنْتُ بِاللهِ ثُمَّ اسْتَقِمْ
[رواه مسلم]

Terjemah hadits / ترجمة الحديث   :
Dari Abu Amr (ada juga yang menyebutnya Abu ‘Amrah) Sufyan bin Abdillah Ats Tsaqofi radhiallahuanhu dia berkata: Saya berkata : “Wahai Rasulullah Shollallohu ‘Alaihi Wassallam, katakan kepada saya tentang Islam suatu perkataan yang tidak saya tanyakan kepada seorangpun selainmu”. Beliau bersabda: “Katakanlah, Aku beriman kepada Allah, kemudian berpegang teguhlah (istiqomahlah)”.
(Riwayat Muslim).
Pelajaran yang terdapat dalam hadits / الفوائد من الحديث :
1.      Iman kepada Allah ta’ala harus mendahului ketaatan.
2.      Amal shalih dapat menjaga keimanan.
3.      Iman dan amal saleh keduanya harus dilaksanakan.
4.      Istiqomah merupakan derajat yang tinggi.
5.      Keinginan yang kuat dari para shahabat dalam menjaga agamanya dan merawat keimanannya.
6.      Perintah untuk istiqomah dalam tauhid dan ikhlas beribadah hanya kepada Allah semata hingga akhir hayat.



Dikutip dari :
·        Buku saku “Hadits Arba’in Nawawiyah dari Syaikh Imam An- Nawawi” terbitan Bina Insani Solo
·        Compiled ebook by Akhukum Fillah


~* Rienz *~

0 komentar: