Selasa, 07 Juni 2011

Perisai Mukmin Ke-1 : Al-Qur'an



Perisai Mukmin Ke-1 : Al-Qur'an

Membaca Al-Qur’an bagi seorang mukmin merupakan kewajiban. Kebiasaan membaca Al-Qur’an merupakan perisai yang dapat menunjukkan (Al-Huda), membuktikan (Al-Bayan) dan membedakan (Al-Furqan) segala aktivitas kehidupan dengan sempurna karena memiliki kebenaran mutlak yang menjamin kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat. Al-Qur’an harus menjadi perisai kepribadian orang islam, karena sifat dan manfaatnya sebagai berikut :

1.     Hudan, yang berarti petunjuk.
2.     Syifa’, yang berarti obat penawar.
3.     Rahmat, yang berarti kasih sayang.
4.     Mau’idah, yang berarti pelajaran.

سُوۡرَةُ یُونس

يَـٰٓأَيُّہَا ٱلنَّاسُ قَدۡ جَآءَتۡكُم مَّوۡعِظَةٌ۬ مِّن رَّبِّڪُمۡ وَشِفَآءٌ۬ لِّمَا فِى ٱلصُّدُورِ وَهُدً۬ى وَرَحۡمَةٌ۬ لِّلۡمُؤۡمِنِينَ (٥٧)

Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Tuhanmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit [yang berada] dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman. (QS Yunus: 57)

5.     Nuran, yang berarti cahaya.

سُوۡرَةُ النِّسَاء

يَـٰٓأَيُّہَا ٱلنَّاسُ قَدۡ جَآءَكُم بُرۡهَـٰنٌ۬ مِّن رَّبِّكُمۡ وَأَنزَلۡنَآ إِلَيۡكُمۡ نُورً۬ا مُّبِينً۬ا (١٧٤)

Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu bukti kebenaran dari Tuhanmu, [Muhammad dengan mu’jizatnya] dan telah Kami turunkan kepadamu cahaya yang terang benderang [Al Qur’an]. (QS An-Nisa: 174)

6.     Basyirun, yang berarti penggembira.
7.     Nadzirun, yang berarti pengancam.


سُوۡرَةُ حٰمٓ السجدة / فُصّلَت

كِتَـٰبٌ۬ فُصِّلَتۡ ءَايَـٰتُهُ ۥ قُرۡءَانًا عَرَبِيًّ۬ا لِّقَوۡمٍ۬ يَعۡلَمُونَ (٣)

Kitab yang dijelaskan ayat-ayatnya, yakni bacaan dalam bahasa Arab, untuk kaum yang mengetahui, (QS Al-Fushshilat/ As-Sajdah: 3)



Dari: 50 PERISAI MUKMIN by Abdurrahman Al-Mukaffi

0 komentar: